TANPA .

Karya: Nurmi Lailah

Asing ku puitiskan kasih padamu
Hingga logika pun meringkuk,
Tak sudi menaruh percaya padaku;
Di penghujung dua belasku
Selamat bertamu, wahai dikau
Di timur keabadian mu

Kadangkala
Kau menampakkan pelitamu dengan haru
Bak kuncup mawar yang mekar dengan malu
Namun yang kau sisihkan untukku,
Lagi-lagi hanya baskara barat di tengah waktu,
Yang menyulam jingga pada rasa yang tabu

Meski kesahmu kelat nan abu,
Tak jua terkikis garis senyum yang kukunci di wajahku
Berlalu sudah hari lahirku;
Tanjoubi omedetou, ya… untukku,

Lalu direkayasa sedemikian fana-nya aku,
Seakan mengunyah mawar mekar yang tlah layu
Cuma diriku,
Lagi-lagi aku, dan mawar layuku berseteru
Apakah kau memihak ku atau justru pahit bagiku

Adakalanya aku berpayung serapah perasaan
Diujung ingatan yang bersikeras menatapmu,
Takkala kau menatap kehadapan mu
Persetan denganku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *