Karya: Ria Yuni Lestari
Hembusan angin terasa lembut
Menyentuh halus seakan ingin menyapa peluh
Melemuri jiwa yang merana
Ada yang tersimpan dibalik dada
Hening raga tanpa isyarat
Melingkar diantara keterpurukan yang membuat hampa
Walaupun hanya sekejap rasa
Ingin ku hempas jiwa yang merana
Enggan mengisi kekosongan jiwa yang penuh dengan luka
Aku merangkum lara
Disetiap ruas waktu memacu
Kehendak tak kunjung terwujud
Namun harap tak pernah pudar
Meski bayang-bayang datang merundung
Ku genggam sisa cahaya malam
Menanti fajar yang membawa kedamian
Segenap rasa hilang tak lagi bersisa
Mengikis pilu kebahagiaan yang tak lagi tercipta
Mencari jawab dalam tanya
Dengan sejumput harapan tuk bertahan

Tinggalkan Balasan