MENCARI SUNYI DALAM KEBISINGAN

Karya: Tia Sulistiawati

Ditengah denyut nadi kota yang tak pernah mati,
Diantara gedung-gedung tinggi mencakar langit di pagi hari,
Dan hamparan debu kota yang menyelimuti pandangan mata tak bertepi,

Sebuah sunyi lahir, bersembunyi dalam riuh yang tiada henti,
Klatson yang terus bersahutan, dan deru mesin yang bergemuruh di tengah jalanan raya,
Langkah kaki tergesa, cerita hidup yang silih berganti tanpa henti hingga mati,

Namun di balik semua itu, ada ruang kecil yang tak tersentuh nada,
Bukan karena ketiadaan suara, bukan pula kehampaan yang buta,
Ini adalah sunyi yang merangkul jiwa, memeluk diri yang lelah dengan rutinitas,
hingga menuju malam yang gelap gulita,

Di tengah keramaian yang memabukan pikiran hingga melampaui batas,
pikiran mulai terbang dengan bebas, menjelajahi samutdra batin,
hingga menemukan muatiara yang berharga bak liontin,

Mata mulai menatap keramaian, namun jiwa melayang jauh ke angkasa,
Mencari bintang-bintang petunjuk arah, di tengah luasnya galaksi rasa,
Telingah yang mendengar bisikan dunia, tapi hati terus menyimak suara asa,
Yang membisikan tentang banyaknya makna hidup yang tak terduga,

Ini adalah sunyi yang tak perlu dicari jauh hingga berkelana ke hutan belantara,
Ia ada di setiap hembusan nafas, di antara denyut jantung yang setia,

Diantara putaran jam yang berdetak, di setiap detiknya
Dan diantara celah ruang yang gelap, hingga terlihatnya cahaya kecil yang muncul perlahan, seoalah menjadi isnyarat tuhan untuk untuk menemukan diri kembali, lewat kata sederhana yaitu “ketenangan”

Karena di dalam sunyi itulah, kebijakan sering kali berbicara, entah untuk sebagai pendapat atau bahkan penentu arah,
Bagi jiwa yang haus akan ketenangan, ditengah lautan suara, hingga menemukan demaga terakhirnya untuk bersorak ria,

Iangatlah bahwa kesunyian bukanlah akhir dari pejalanan, namun melaiinkan sebuah permulaah dari perjalanan yang tak pernah menemukan batasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *