Karya: Amanda Ratu Munggu
Daun menguning perlahan,
menari dalam pelan angin senja,
melayang tanpa arah,
membawa bisu musim ke bumi.
Rentangan ranting meranggas,
seolah merelakan harapan hijau yang pernah hidup,
di setiap helai menyimpan cerita,
tentang musim yang pernah tawa.
Jejak kepergian lembut menempel di tanah,
seperti kerinduan yang turun perlahan,
menghampar lembut, menutup bekas musim tua,
mewarnai keheningan dengan jingga terakhir.
Langit mendekap pucat senja,
menyaksikan jatuhnya mimpi botani,
daun-daun gugur pun berbisik lirih:
“ini akhir dan awal yang berdempetan.”

Tinggalkan Balasan