
UKM Teater GABI’91 Universitas Sriwijaya kembali mengambil bagian dalam ajang kompetisi seni mahasiswa tingkat nasional melalui Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Jember 2026. Peksiminas merupakan ajang kompetisi seni yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada tahun 2026, Peksiminas XVIII diselenggarakan di Jember, Jawa Timur, dengan Universitas Jember sebagai salah satu pusat pelaksanaan kegiatan di bawah naungan BPSMI Jawa Timur.
Perjalanan Teater GABI’91 menuju panggung nasional tidak berlangsung secara singkat. Sebelum sampai pada Peksiminas XVIII, para peserta terlebih dahulu melewati dua tahapan seleksi, yaitu Peksimika di tingkat perguruan tinggi dan Peksimida di tingkat daerah.
Tahap pertama dilaksanakan melalui Peksimika Universitas Sriwijaya pada 23 Juni 2026. Pada tahap ini, Teater GABI’91 mengirimkan perwakilan untuk cabang lomba, yaitu pementasan monolog, penulisan lakon, penulisan cerpen, hingga baca puisi. Setelah berhasil melewati seleksi tingkat universitas untuk cabang pementasan monolog dan penulisan lakon, perwakilan GABI kemudian melanjutkan perjuangan pada Peksimida yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026.
Pada tahap Peksimida, kedua perwakilan dari Teater GABI’91 kembali berhasil lolos dan memperoleh kesempatan untuk mewakili Universitas Sriwijaya sekaligus membawa nama Sumatera Selatan pada Peksiminas XVIII tingkat nasional di Jember.
Persiapan menuju tingkat nasional telah dilakukan sejak Mei 2026 dan berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Dalam proses tersebut, Teater GABI’91 mengirimkan 12 anggota untuk terlibat dalam kontingen Peksiminas, dengan 11 anggota mengikuti cabang pementasan monolog dan satu anggota mengikuti cabang penulisan lakon.
Untuk cabang pementasan monolog, Teater GABI’91 membawakan naskah “Prodo Imitatio” karya Arthur S. Nalan. Pementasan ini disutradarai oleh Atiqah Nadira Khairani, dengan Titi Alfidah sebagai pimpinan produksi dan M. Yoda Panghurian sebagai aktor yang membawakan pementasan di atas panggung.

Setibanya di Jember, rangkaian kegiatan Peksiminas XVIII dimulai pada 8 September 2026. Para peserta diwajibkan melakukan registrasi pada pagi hari untuk mendapatkan nametag kontingen Sumatera Selatan. Setelah proses registrasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan venue untuk mengenal lokasi pelaksanaan masing-masing cabang lomba. Pada malam harinya, seluruh kontingen mengikuti acara pembukaan Peksiminas XVIII.
Memasuki 9 September 2026, peserta mengikuti technical meeting sebelum pelaksanaan perlombaan. Pada cabang pementasan monolog, peserta kemudian mendapatkan nomor urut tampil. Teater GABI’91 yang mewakili Sumatera Selatan memperoleh nomor urut tampil 15 dan berkesempatan mementaskan “Prodo Imitatio” dalam rangkaian kompetisi nasional tersebut.
Rangkaian Peksiminas XVIII kemudian ditutup dengan pengumuman hasil perlombaan pada malam 10 September 2026. Pada kesempatan kali ini, Teater GABI’91 belum berhasil membawa pulang penghargaan dari cabang yang diikuti. Meski demikian, perjalanan hingga mencapai tingkat nasional menjadi pengalaman yang berarti bagi seluruh anggota yang terlibat.
Keikutsertaan dalam Peksiminas XVIII Jember menjadi ruang bagi Teater GABI’91 untuk menguji proses dan kemampuan yang telah dibangun selama kurang lebih lima bulan. Tidak hanya melalui kompetisi, para anggota juga memperoleh kesempatan untuk bertemu, berinteraksi, dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki semangat berkesenian yang sama.
Bagi Teater GABI’91, perjalanan dari tingkat universitas hingga nasional menjadi bagian penting dari proses berkarya. Hasil yang diperoleh pada Peksiminas XVIII menjadi bahan evaluasi untuk terus mengembangkan kemampuan, memperkuat proses kreatif, serta mempersiapkan karya-karya berikutnya dengan lebih matang.
Peksiminas XVIII Jember pun menjadi salah satu pengalaman yang akan terus dibawa oleh Teater GABI’91 dalam perjalanan berkesenian. Dengan semangat untuk terus belajar dan berproses, GABI diharapkan dapat kembali hadir dalam berbagai ruang kompetisi maupun pertunjukan, membawa karya dan semangat teater dari Universitas Sriwijaya ke panggung yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan