Karya: Merry
Apakah aku tak terlihat?
Ataukah kata-kataku hanya bisikan di tengah badai?
Atau mungkin aku memang selembar bayang
di siang bolong yang tak pernah disapa?
Gemericik air di sungai,
dan aku hanyalah batu di dasarnya,
membisu di antara arus kehidupan,
ada, namun tak pernah disapa.
Aku bukan pohon yang rindangnya dicari,
bukan air yang dirindukan ikan.
Aku hanya keong kecil,
cangkang sunyi di sudut semesta,
melata perlahan di antara derap kuda perang—
lambat, tersembunyi, terlupakan.
Ruang kelas, 04 Maret 2025

Tinggalkan Balasan