Wadah Pembelajaran Aktor Teater GABI’91
UKM Teater GABI’91 Universitas Sriwijaya kembali melaksanakan salah satu program kerjanya melalui divisi artistik, yaitu GARIS (GABI Mencari Shifu) pada 4 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kesenian Palembang dan diikuti oleh anggota internal serta para calon anggota Teater GABI’91.
GARIS merupakan program kerja yang berfokus pada proses pembelajaran dengan cara berguru langsung kepada praktisi atau pihak yang memiliki keahlian di bidang keaktoran dan penyutradaraan. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan kesempatan untuk menggali ilmu baru yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan dalam proses berkesenian ke depannya.
Pada pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu berkenalan dengan narasumber sekaligus “shifu” dalam kegiatan ini, yaitu Mba Ewa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemanasan yang dipandu langsung oleh Mba Ewa, di mana peserta diarahkan untuk memahami teknik pemanasan yang benar sebagai dasar penting dalam proses berteater.
Tidak hanya itu, dalam sesi lanjutan, peserta juga mendapatkan berbagai masukan dan saran terkait kebutuhan koreografi untuk pementasan. Arahan tersebut menjadi bekal berharga bagi anggota dalam mengembangkan gerak, ekspresi, serta penyusunan adegan yang lebih matang dan terstruktur.
“Lakukanlah pemanasan secara maksimal dan kenali bagian-bagian tubuhmu,” ujar Mba Ewa dalam sesi pelatihan.
Melalui kegiatan GARIS ini, anggota Teater GABI’91 memperoleh banyak manfaat, baik dari segi teknik maupun pengembangan diri. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya pemanasan yang tepat untuk menunjang performa di atas panggung, meningkatkan kesadaran tubuh (body awareness), serta memperkaya wawasan dalam bidang keaktoran terutama gerak. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kualitas gerak dan koreografi dalam pementasan, sekaligus membangun kedisiplinan dan kesiapan fisik para anggota.
Dengan terselenggaranya GARIS (GABI Mencari Shifu), diharapkan seluruh anggota Teater GABI’91 dapat terus mengembangkan kemampuan mereka secara berkelanjutan, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam setiap proses kreatif dan pementasan yang akan datang.

Tinggalkan Balasan