CEWORK (Creative Workshop)

Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan Visual Anggota Teater GABI’91

Dalam upaya meningkatkan kreativitas serta keterampilan anggota dalam mendukung kebutuhan publikasi dan dokumentasi kegiatan, UKM Teater GABI’91 Universitas Sriwijaya menyelenggarakan CEWORK (Creative Workshop) sebanyak dua kali sepanjang tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di Gedung Teater UKM Teater GABI’91, Universitas Sriwijaya, dengan melibatkan sekitar 30 anggota internal.

CEWORK merupakan salah satu program pengembangan kapasitas anggota yang berada di bawah divisi yang sama. Program ini menjadi wadah bagi anggota untuk mempelajari berbagai keterampilan kreatif yang dapat menunjang kegiatan organisasi, khususnya dalam bidang visual, publikasi, dan dokumentasi.

Pelaksanaan pertama CEWORK berlangsung pada 14 Februari 2026 dengan fokus materi mengenai desain visual menggunakan Canva. Kegiatan menghadirkan M. Faza Al-Mubdi, atau yang akrab disapa Fox, sebagai pemateri. Fox merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya, Founder Fraduction House, serta Ketua Umum Duta FISIP Unsri.

Dalam sesi pertama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan Canva untuk menghasilkan desain publikasi yang kreatif, menarik, dan komunikatif. Materi yang diberikan mencakup pengaturan layout, pemilihan font dan warna, pengolahan elemen visual, hingga bagaimana menyusun desain yang sesuai dengan kebutuhan publikasi organisasi.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung ilmu yang telah diperoleh. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan studi kasus untuk membuat desain publikasi menggunakan Canva. Hasil pekerjaan kemudian mendapatkan evaluasi serta masukan langsung dari pemateri sehingga peserta dapat memahami kelebihan dan aspek yang masih perlu dikembangkan dari desain yang dibuat.

Sementara itu, pelaksanaan kedua CEWORK dilaksanakan pada 5 September 2026 di tempat yang sama, yaitu Gedung Teater UKM Teater GABI’91, Universitas Sriwijaya. Dengan jumlah peserta yang kurang lebih sama, CEWORK kedua kembali menghadirkan Fox sebagai pemateri, namun dengan fokus pembelajaran yang berbeda, yaitu penggunaan kamera dan teknik dokumentasi.

Pada kegiatan kedua ini, peserta tidak hanya mempelajari penggunaan kamera secara teori, tetapi juga diberikan ruang untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut melalui praktik langsung. Peserta dibagi menjadi dua kelompok yang secara bergantian melakukan pementasan teater spontan dan bertugas sebagai tim dokumentasi. Ketika satu kelompok melakukan pementasan di atas panggung, kelompok lainnya bertugas mengambil gambar menggunakan kamera, kemudian bergantian pada sesi berikutnya.

Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami bagaimana kamera digunakan untuk mengabadikan sebuah kegiatan, khususnya pementasan teater. Peserta dapat belajar memperhatikan momen, menentukan sudut pengambilan gambar, serta menyesuaikan penggunaan kamera dengan situasi yang berlangsung di atas panggung.

Pelaksanaan CEWORK sebanyak dua kali dengan materi yang berbeda menjadi bagian dari upaya UKM Teater GABI’91 dalam membekali anggota dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan organisasi. Jika pada pelaksanaan pertama anggota berfokus pada kemampuan menciptakan desain visual, pelaksanaan kedua memperluas keterampilan mereka dalam bidang fotografi dan dokumentasi.

Melalui CEWORK, anggota diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan tersebut dalam kegiatan GABI ke depannya. Kemampuan desain dapat mendukung kebutuhan publikasi, sementara kemampuan menggunakan kamera dan melakukan dokumentasi dapat membantu mengabadikan berbagai kegiatan, acara, maupun pementasan yang diselenggarakan oleh UKM Teater GABI’91.

Dengan adanya kegiatan yang berkelanjutan ini, CEWORK menjadi salah satu ruang bagi anggota untuk terus belajar, mencoba, dan mengembangkan kemampuan di luar proses teater. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat sekaligus memperkuat kemampuan internal UKM Teater GABI’91 dalam mendukung setiap proses kreatif dan kegiatan organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *