Tepat

Karya
Aulia Fajar

Angin berhembus dengan lembut, matahari diam diam menyapa dari ufuk timur seperti biasanya, nyanyian burung saling bersaut. Suasana yang nyaman dari bagian ujung distrik kota . terlihat banyak puntung rokok bersebaran di bawah meja. Di depan toko terlihat dua orang yang sedang berdiskusi.

001. utta : apakah keberadaan dewa fortuna itu ada?kalau memang ada, ayolah dewa bantulah kami.  hadirkanlah keberuntungan dan inspirasi lewat kopi yang kami seruput ini.

002. terra : jangan libatkan aku di dalam doa mu itu dasar konyol. Aku sangat amat tak peduli. Kalau pun memang fortuna itu ada, aku tetap enggan meminta permohonan padanya dan satu lagi, bukankah fortuna itu adalah seorang dewi?

003. utta : benarkah begitu terra? Kalau begitu mari kita meminta keberuntungan dan arus inspirasi pada dewa, dewi, anak, sepupu, dan keponakan fortuna!

004. terra : sudah cukup bermain dengan ini semua sudah kubilang aku tak peduli . 

005. utta : kau peduli terra, buktinya kau lebih mengetahui bahwa fortuna adalah seorang dewi.

006. terra : kalau soal itu, aku hanya sering mendengar dan melihatnya dari radio dan surat kabar . Lagipula kau ini seperti sedang di kejar anjing saja kenapa kau begitu panik utta?

007. utta : apa kau sama sekali tidak panik? Apa kau sama sekali tidak takut? Apakah dewi fortuna sudah mencabut ingatanmu? Besok adalah hari nya terra . jika kita tidak bergerak dari sekarang, maka tamatlah sudah kita.

008. terra : persetan dengan kepanikan yang berlebih ini hari masih panjang cobalah untuk santai sejenak teman bakar lagi dan mulailah untuk lebih fokus dan berfikir secara jernih 

009. utta : tidak bisa terra sepertinya kita memang harus mempertahankan kepanikan ini lebih lama lagi 

010. terra : ayolahh hentikan aku sudah muak dengan semua bentuk kepanikan yang kau buat ini 

011. utta : bukan kah sejatinya manusia dapat mengeluarkan kekuatan yang lebih jika kondisi dan keadaan  nya sedang terdesak? Kita ciptakan saja terus kepanikan ini agar tubuh memaksa  otak untuk menghasilkan inspirasi yang cemerlang! Bukan kah strategi ini sangat bekerja?  Oh ya Kalau begitu mari kita sebut dan tetapkan bahwa ini adalah sebuah strategi!

012. terra : kau sudah melakukan sebelas cara dan apakah semua cara ini  kau sebut dengan strategi ?

013. utta : benar, kenapa tidak!

014. terra : SEBELAS KALI KAU HANYA MELAKUKAN HAL YANG SAMA, SEBELAS KALI KAU HANYA PANIK DAN SEKARANG YANG KAU SEBUT STRATEGI YANG KE DUA BELAS INI ADALAH PANIK MU YANG KE DUA BELAS

015. utta : BENARKAH?? LAGI PULA INI TAK SAMA STRATEGI KE SEPULUH  KITA MENGGUNAKAN NAMA NEPTUNUS. KALAU BEGITU MARI KITA LAKUKAN STRATEGI KE TIGA BELAS DENGAN MENGANDALKAN DEWI BARU YAITU DEWI PERSIK TERRA!!!!

016. terra : astaga.

Di tengah kebuntuan diskusi yang tidak berkesudahan itu , terdengar pacuan kuda yang sangat cepat menghampiri. Mendekat, berputar dan kemudian mengobrak abrik sekitar. Tak lama itu, disusul dengan seseorang yang mengejar dengan  berlari dan langkah yang berat serta penuh karisma.

017. koboy kasmaran : TANGKAP!!!! SIAPAPUN TOLONG TANGKAP!!!

Mendengar seruan yang penuh dengan kepanikan itu, refleks terra menjadi sigap. Jari jemari tengan kanan nya, seakan tak sadar sudah merogoh ransel nya yang sudah sedikit tempur itu untuk menggapai lasso. Demikian pula utta yang langsung berlari seakan menjadi pion dan pancingaan agar kuda yang mengamuk itu masuk ke dalam permainan nya. Saat sang kuda lengah dan masuk dalam perangkap pengejaran , terlihat seutas tali yang sudah menjuntai di udara dengan rumus pelemparan yang presisi. strike lilitan yang sempurna sudah di buat oleh terra.

018. utta : hampir saja. Sepertinya neptunus memang ada

019. terra : siaall apa apaan ini. oi janggut yang berdandan bak koboy kasmaran  sebenarnya masalah mu apa hah

020. koboy kasmaran : (mengatur pernafasan) bi bi biarkan aku menghela nafas terlebih dahulu…

021. terra : rajungannn. Buka dulu masker norak mu itu jika ingin mengatur pernafasan yang sesak! Dan juga biarkan aku melihat wajah  konyol orang yang tidak bisa mengendalikan kuda peliharaannya sendiri itu!

022. koboy kasmaran : (sembari membuka masker) apa kau bilang?! apakah kau yakin mengomentari masker ku hah!? dengar pria kumis tipis, tidak ada seorang pun yang boleh menghina masker ku ini . ini merupakan peningalan bersejarah yang ku punya . tarik kembali ucapanmu dan segera meminta maaf padaku !

023. terra : memang nya kau siapa bodoh kau yang harus bersujud di hadapanku karena kuda mu ini sudah mengacaukan tempat ini!

024. koboy kasmaran : kalau begitu mari buktikan siapa yang pantas untuk meminta maaf

025. terra : waah kau menantang ku di wilayah ku ya ?

026. utta : ayolah teman teman tidak ada yang harus kita ributkan disini. Kuda nya pun sudah jinak kembali. Dan sepertinya sekeliling hanya menjadi berserakan dan tidak ada yang rusak. Jika perdebatan ini berlanjut, akan sangat membuang buang tenaga saja. Lagipula tera , sepertinya berkat kepanikan akibat amukan kuda tadi , aku sudah mendapat sedikit gambaran!!bagaimana kalau kita menulis dongeng tentang pahlawan super yang dapat mengendalikan milyaran kuda dengan hanya kendali lewat tangan kanan nya?

027. terra : ide mu yang baru muncul sejak berjam jam ini patut di hargai namun sepertinyah cerita dongeng dengan genre superhero sudah sangat banyak. Kita harus buat dengan genre yang sedikit berbeda.

028. utta : benar juga…

029. koboy kasmaran : dongeng dengan alur cerita seperti itu, sudah sangat pasaran. Toh di akhir, sang pahlaawan pasti akan mendapat kemenangan. Sudah sangat membosankan dan mudah di tebak.

030. terra : kau ini sebenarnya siapa hah? Sepertinya beberapa saat yang lalu kau hanya pemandu kuda yang amatir. Sekarang kau berlagak menjadi seorang kritisi dongeng.

031. utta : benar jug aku tak pernah melihatmu sebelumnya  jadi siapa nama mu dan apa tujuan mu kemari?

032. fortuna : baiklah  kalau begitu, perkenalkan namaku fortun..

033. utta : APAAAAA KAU LIHAT KAN TERRA FORTUNA MEMANG BENAR ADANYA FORTUNA ADALAH DEWA DAN LANGSUNG MENUNJUKKAN WUJUDNYA TANPA PERANTARA INSPIRASI DARI SERUPUTAN KOPI YANG KITA MINTA!!!!

034. terra : diam dan biarkan dia untuk menyelesaikan kalimat nya dahulu.

035. fortuna : namaku fortuna, tentu kau tak pernah melihatku karena aku berasal dari kota sebelah bagian barat.sama seperti kalian, aku sangat tertarik dengan dongeng. Kudengar besok adalah perayaan puncak dari hari dongeng sedunia yang acaranya hanya dilakukan di beberapa kota terpilih saja selama lima tahun sekali .dimana seluruh dongeng akan perlombakan .dan  walikota akan memberikan hadiah yang sangat besar bagi siapun pemenangnya . itulah tujuanku ke sini . aku ingin merasakan sendiri atmosfer dari acara puncak hari dongeng besok. Kalian sangat beruntung tinggal disini.

036. utta : sangat menarik apakah kau sudah menyiapkan beberapa dongeng untuk di kirim ?

037. fortuna : sepertinya kau salah mengira. Aku memang sangat suka dongeng namun aku kurang mahir dalam membuatnya .yang ku bisa hanya mengkritisi suatu karya dan mencari celah kelemahan agar bisa diperbaiki dan lebih di perindah. Namun jangan meremehkan ku walau begini aku pandai dalam menejerial dan promosi. Bukankah keterampilan ini sangat dibutuhkan dalam perlombaan besok?

038. terra : benar juga selain cerita yang menarik dan bagus, salah satu aspek penilaian kemenangan nya adalah jumlah pembaca.sepertinya kau datang pada orang yang tepat 

039. utta : sepertinya fortuna memang ada dan apakah kau dikirim fortuna dalam bentuk fortuna kalau begitu ayo resmikan ini sebagai sebuah tim!

040. terra : jadi bagaimana?

041. fortuna : ayolahhh tidak usah basa basi lagi, sekarang waktunya untuk melakukan penulisan . jadi cerita apa yang akan kita angkat ?

042. terra : Bagaimana kalau kita mewawancarai seseorang yang hidupnya penuh dengan petualangan dan kita sajikan serta sedikit modifikasi dalam gaya penulisan dongeng? Bukankah ini gaya kepenulisan yang baru?

043. utta : ide yang sangat bagus terra kalau begitu biarkan aku yang memilih narasumbernya. Bagaimana kalau pria yang memakai bandana setengah jingga dan setengah hijau itu?

044. burhan : terlalu gaul

045. terra : lihat! Bagaimaana dengan wanita parubaya yang memakai pernak pernik berkilauan itu! Sepertinya dia dahulu adalah seorang yang berkuasa

046. burhan : bagaimana kalau dia adalah seorang pencuri di masa muda nya dan apakah boleh mewawancarai kriminal?

047. terra : ah benar juga 

048. fortuna : sepertinya yang itu saja pria dengan setelan rok panjang dan topi sembrero yaang khas dan klarinet di tangan kiri nya itu

049. burhan : sama saja kita memancing beruang laut untuk datang . 

050. fortuna : begitu ya 

(semua hening dan perlahan menghadap sumber suara di belakang yang menyauti mereka sedari tadi)

051. terra,utta,fortuna : KAU INI SIAPA PAK TUA!!!!!????

052. burhan : hohoho kebetulan aku lewat dan maaf karena telah mendengar percakapan kalian. Perkenalkan nama panggilanku adalah burhan . maaf lagi karena telah mendengar rencana kalian namun aku siap untuk menjadi narasumber dongeng kalian 

053. fortuna : sebentar, sebelum sejauh itu kenapa kau disebut burhan?

054. burhan : burhan adalah nama panggilan . burhan berarti burung hantu yang kalau diterjemahkan dengan bahasa inggris berarti owl. Tidak tau kenapa rekan kerja ku sering memanggilku dengan nama itu hohoho

055. terra : jadi sekarang apa yang menarik dan bisa di tawarkan dari kisah hidup mu ini pak tua  sehingga kau langsung bersedia menjadi narasumber tanpa disuruh dan ditanya.

056. utta : apakah kau pernah membuat dongeng?

057. burhan : membuat dongeng? Sepertinya tidak pernah . tetapi aku pernah melakukan hal yang lebih seru yakni menjadi sutrada atas dongeng yang kubuat sendiri hohoho dan itu amatlah seru.

058. fortuna : memangnya dongeng dan cerita apa yang sudah kau sutradarakan pak  ?

059. burhan : mari kita kilas balik sejenak. saat itu saya pernah menjabat sebagai orang dengan posisi paling tinggi di suatu negara. Semua yang saya inginkan sudah saya lakukan. Kegiatan mulia  seperti  mensejahterakan rakyat , menjalin hubungan yang baik dengan negara lain, mempererat persaudaraan, dan memperbagus negri ini semua sudah saya lakukan. Namun masa itu sepertinya sudah habis. saya lengser tidak ada lagi jabatan, yang artinya juga  tidak akan ada lagi permainan. saya ingin bermain seperti dulu . saya ingin berkuasa dan menjalankan suatu sistem lagi . saya tak ingin berubah menjadi lemah. Lantas saya gunakan pangkat mantan orang nomor satu itu sebagai remot untuk mengatur jaalannya sistem dari balik layar . kambing hitam, adu domba, nepotisme, identitas semua saya gunakan. saya gerakkan seseorang yang ingin saya gerakkan , saya kendalikan semua partai dan kelompok yang ingin saya kendalikan. Itu semua lah negeri dongeng yang saya buat saya lah sutrada atas dongeng kelam yang saya buat.

059. fortuna : ini tak seperti dongeng,ini seperti realita. Kau berbicara seperti menceritakan pengalaman bukan karangan.

060. burhan : sepertinya itu saja yang bisa saya ceritakan anak muda . saya hanya sekedar  menceritakan dongeng saya. tentang karangan atau pengalaman, terserah lah menurut kalian saja hohohohoho. Dan sudah waktu nya saya bergegas.

061. fortuna. : tunggu pak tua, masih banyak yang ingin kami tanyakan padamu. Jangan pergi dulu.

062. burhan : tidak ada lagi yang bisa ku katakan, lagipula, aku harus buru buru pulang. Kedatangan ku sangat di tunggu hohohoho.ingat  jangan lupa untuk selalu bergairah dan melawan. Jadi ceritanya akan tambah seru jika di bumbui dengan demokrasi dan perlawanan. Ah lupakan saja hohohoho aku pamit dulu. Sampai jumpa lagi nanti anak muda.(meninggalkan kawanan dengan perlahan)

063. fortuna : sayang sekali padahal masih sangat banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan. Jalan hidup dan cerita nya cukup menarik. Sebenarnya siapa dia? Sepenting apa dia sehingga jalannya dikawal oleh dua pemuda dengan otot yang besar. terra, utta apakah kita harus mengejarnya?

064. terra : apa apaan peristiwa barusan .

065. fortuna : lantas bagaimana? Jika memang perlu di kejar, maka aku akan persiapkan kendaraan.

066. utta  : sepertinya tidak perlu dan akan menghabiskan energi saja . Lagipula tinggal berapa jam lagi sisa tenggat waktu untuk pengumpulan .

067. fortuna : benar juga jadi  sekarang  kita akan menulis cerita apa teman teman ? 

068. terra : runtutan kejadian macam apa ini? Sedari tadi kita menunggu inspirasi dan ide tetapi yang datang satu persatu malah kejadian yang tak pernah ku duga akan ku alami. Mulai dari menjinakkan kuda, mendapat teman berjanggut, bertemu dengan pak tua psikopat lantas selanjutnya apaaa?

069. utta :  itu dia itu benang merah dan poinnya (menghadap ke kedua temannya dengan semangat)

070. fortuna : poin dan benang merah yang mana ?

071. terra : (tercengang dan baru mengerti maksud perkataan utta). benar juga . kalau begitu ayo segera persiapkan alat untuk kepenulisan 

072. fortuna : cerita yang mana? 

073. utta : segera bacakan dahulu terra sepertinya teman kita satu ini belum mengerti

074. terra : hehe kalau begitu baiklah dengar baik baik ya!

                   Angin berhembus dengan lembut, matahari diam diam menyapa dari ufuk timur seperti biasanya, nyanyian burung saling bersaut. Suasana yang nyaman dari bagian ujung distrik kota . terlihat banyak puntung rokok bersebaran di bawah meja. Di depan toko terlihat dua orang yang sedang berdiskusi. Seseorang menyeletuk dan berkata “apakah keberadaan dewa fortuna itu ada?kalau memang ada, ayolah dewa bantulah kami.  hadirkanlah keberuntungan dan inspirasi lewat kopi yang kami seruput ini.” baca selengkapnya…

TAMAT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *